GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

P3A KERTA WALUYA DESA KAWALI TERIMA BANTUAN PROGRAM P3-TGAI UNTUK MEMPERLANCAR DISTRIBUSI AIR KE AREA PESAWAHAN

Ciamis- Garuda Nusantara– Kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Kerta Waluya, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mendapatkan bantuan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahun 2025.

Program ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem irigasi di wilayah pertanian.

Bantuan yang diterima P3A Kerta Waluya berupa pembangunan peningkatan jaringan irigasi permukaan dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025,Senin (10/11/2025).

Ketua P3A Kerta Waluya, Udin Saefudin, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan irigasi ini akan mengairi lahan persawahan seluas kurang lebih 11 hektare. Adapun spesifikasi jaringan irigasi yang dibangun memiliki panjang 302 meter, lebar 40 sentimeter, tinggi 50 sentimeter, dan tebal dinding 30 sentimeter, Jelasnya.

“Tujuan pembangunan ini adalah untuk mengatasi permasalahan banjir di musim hujan akibat penyempitan saluran karena erosi. Diharapkan, setelah jaringan irigasi ini dibangun, distribusi air ke sawah dapat berjalan lebih lancar dan merata,” ujar Udin.

Ia juga berharap proses pembangunan dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi para petani di Desa Kawali. “Kami berharap pelaksanaan pembangunan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Semoga hasilnya bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Ke depan, kami juga masih sangat membutuhkan dukungan dan bantuan lanjutan karena masih banyak saluran irigasi yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Program P3-TGAI sendiri merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja jaringan irigasi melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam pengelolaan air dan pertanian berkelanjutan. Agus.k

About The Author