Diduga Anggaran Dana Desa Tahap II dan Banprov di Wilayah Kecamatan Jayakerta Belum Tuntas Dibangun, Pengawasan Pendamping Desa dan Pihak Kecamatan Dipertanyakan
“Kalau pekerjaannya lambat atau tidak selesai, masyarakat yang dirugikan. Anggaran sudah cair, tapi bangunannya belum kelihatan tuntas,”
KARAWANG, GN – Sejumlah proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap II dan Bantuan Provinsi (Banprov) di wilayah Kecamatan Jayakerta diduga belum sepenuhnya rampung hingga memasuki akhir tahun anggaran. Kondisi ini menjadi sorotan publik, terutama terkait pengawasan pendamping desa serta pihak kecamatan yang dinilai kurang maksimal, Selasa (2/12/2025).
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, beberapa titik pekerjaan fisik seperti pembangunan infrastruktur desa, sarana lingkungan, hingga program pemberdayaan masyarakat masih terlihat belum selesai dikerjakan. Padahal, anggaran telah digulirkan sejak beberapa bulan lalu.
Warga menyayangkan lambatnya progres pembangunan tersebut, mengingat program yang bersumber dari DD dan Banprov sangat dibutuhkan masyarakat. “Kalau pekerjaannya lambat atau tidak selesai, masyarakat yang dirugikan. Anggaran sudah cair, tapi bangunannya belum kelihatan tuntas,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain itu, pengawasan dari pendamping desa maupun pihak kecamatan ikut dipertanyakan. Menurut warga, fungsi monitoring seharusnya dilakukan secara berkala agar pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kecamatan dan pendamping desa terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai progres penyelesaian pembangunan maupun penyebab keterlambatan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah desa, pendamping, serta pihak kecamatan dapat segera mempercepat penyelesaian pekerjaan dan memberikan penjelasan transparan demi menghindari polemik yang berlarut-larut, Pungkasnya.(Lozy)
