Wisata Alam Lewi Pamipiran Jadi Destinasi Favorit Munggahan, Pengunjung Didominasi Kaum Muda
Ciamis-Garuda Nusantara- Objek Wisata Alam Lewi Pamipiran yang berlokasi di Dusun Sukawening, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengalami peningkatan jumlah pengunjung pada momen Munggahan, Selasa (17/2/2026).
Tradisi Munggahan yang biasa dilakukan masyarakat menjelang bulan suci Ramadhan dimanfaatkan warga, khususnya kalangan muda, untuk berkumpul sekaligus menikmati wisata alam air tersebut.
Salah seorang pengunjung asal Tasikmalaya, Cahya Fitrianti, yang datang bersama Muhamad Dafi Ramdani dan Salsabila, mengaku terkesan dengan keindahan dan pelayanan di lokasi wisata tersebut.
“Obyek wisatanya sangat bagus. Pemandu selalu mendampingi serta memberikan imbauan kepada pengunjung. Biaya masuknya juga sangat terjangkau bagi pelajar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pengunjung lain yang hendak datang agar membawa pakaian ganti, karena aktivitas utama di lokasi tersebut adalah bermain air.

Sementara itu, Ketua Pengelola Lewi Pamipiran, Muslihudin, mengatakan bahwa momentum Munggahan membawa dampak positif terhadap jumlah kunjungan.
“Alhamdulillah ada peningkatan pengunjung. Mayoritas berasal dari Tasikmalaya, namun ada juga yang datang dari luar Provinsi Jawa Barat seperti NTB dan Padang, Sumatra,” jelasnya.
Untuk tarif masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp5.000 per orang dan biaya parkir sepeda motor sebesar Rp3.000, sehingga total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp8.000.
Muslihudin juga menyampaikan bahwa selama bulan Ramadhan, obyek wisata Lewi Pamipiran akan tutup sementara. Informasi pembukaan kembali akan diumumkan melalui banner resmi yang dipasang di lokasi.

Adapun fasilitas yang tersedia di kawasan wisata tersebut meliputi gazebo, mushola, WC, serta penyewaan pelampung guna menunjang keselamatan pengunjung, jelasnya.
Ketua RT setempat sekaligus petugas keamanan wisata, Aef, mengimbau para pengunjung untuk selalu menggunakan pelampung saat berenang.
“Demi keselamatan, pengunjung diwajibkan menggunakan pelampung. Kedalaman air saat kondisi normal mencapai sekitar 3,2 meter,” tegasnya.
Pihak pengelola berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, khususnya dalam perbaikan dan pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata, mengingat masih adanya keluhan dari pengunjung terkait kondisi infrastruktur.
Dengan potensi alam yang dimiliki, Lewi Pamipiran diharapkan dapat terus berkembang menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Ciamis. Agus.k
