GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Satu Anggaran berada Didua Lokasi Pada Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan pemukiman

Garuda Nusantara: Jakarta Barat Baru kali ini  terjadi ada Satu Anggaran berada didua lokasi pada Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Jakarta Barat Provinsi DKI. Entah apa maksud dan tujuan Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Jakarta Barat Agus Rukiyat melakukan hal ini. Adapun satu anggaran yang berada didua lokasi ini yaitu proyek pekerjaan Jembatan Antar Kampung ( JAK ) antara lain : 1. Jalan Perintis kampung gondang No. 69, Rt. 6/ Rw.13 Jurumudi Kecamatan Kalideres.


2.  Jalan H. Muhajar No.3, Rt.3/ Rw.2 Sukabumi Selatan Kecamatan Kebun Jeruk.
Dimana sebagai pelaksana pekerjaan proyek JAK ini adalah PT. Kharis Karya Cemerlang yang beralamat, Ruki Icon Business Park Blok Q No.11 Kelurahan Sampora Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang dengan nilai proyek sebesar Rp. 3.166.829.894,- metode pemilihan E – Purchasing.
Selain pekerjaan proyek JAK yang berada didua lokasi ada kejanggalan yang lainnya yaitu, tanggal pengumuman Paket 7 Oktober 2025 sedangkan kontrak kerja dimulai tanggal 30 Juli 2025 selesai 1 Desember 2025. Seharusnya diumumkan dulu pekerjaan proyek JAK, kemudian baru dilaksanakan pemilihan Pelaksana.
Jadi ada dua kejanggalan/pelanggaran administrasi lelang yang dilakukan oleh Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Jakarta Barat Agus Rukiyat di pekerjaan proyek Jembatan Antar Kampung ( JAK ) ini.
Melihat kejanggalan serta pelanggaran administrasi lelang di Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Jakarta Barat ini, Ketua LSM KCBI Joel berkomentar segera akan melaporkan hal ini ke Inspektorat DKI serta segera bersurat ke Kajati DKI berdasarkan data gambar yang ada.


Sebelumnya Siasat Kota sudah coba beberapa kali untuk mengkonfirmasi tentang satu anggaran yang berada didua lokasi ini, namun belum pernah ketemu dengan Kepala Suku Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Jakarta Barat Agus Rukiyat. Menurut salah seorang stafnya mengatakan Bapak lagi sedang keluar dan ngak tau kapan kembali ke kantor, hingga berita ini dipublikasikan.

Patar Panjaitan

About The Author