GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Musdes Penetapan APBDes 2026, Ketua BPD Cibodas Tekankan Integrasi Nilai Keagamaan

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibodas, Nanang, Kepala Desa Cibodas Cep Supriatna, Camat Kecamatan Sukatani Asep Sonjaya, S.Ip,

PURWAKARTA — Garuda Nusantara
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cibodas, Nanang, menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keagamaan dalam perencanaan pembangunan desa saat Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026.

Musdes digelar di Balai Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jumat (2/1/2026). Kegiatan tersebut dihadiri *Kepala Desa Cibodas Cep Supriatna, Camat Kecamatan Sukatani Asep Sonjaya, S.Ip*, unsur BPD, lembaga kemasyarakatan desa, serta perwakilan masyarakat dari berbagai elemen, termasuk tokoh agama dan pemuda.

Nanang menyampaikan bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan tidak cukup hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Menurutnya, pembinaan moral dan spiritual masyarakat harus menjadi bagian penting dalam perencanaan kebijakan desa.

“Pembangunan desa harus seimbang antara fisik dan nonfisik. Pembinaan moral, spiritual, dan karakter masyarakat menjadi fondasi agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara utuh,” ujar Nanang.

Ia menilai, keterlibatan tokoh agama dan penyuluh keagamaan dalam Musdes memiliki peran strategis dalam merumuskan program-program desa yang selaras dengan nilai religius dan kearifan lokal. Kehadiran unsur keagamaan diharapkan mampu memperkuat arah pembangunan desa yang berkeadaban.

Nanang juga berharap sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dapat melahirkan kebijakan pembangunan yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan material, tetapi juga membentuk masyarakat desa yang berakhlak dan berdaya.

Kehadiran penyuluh agama dalam Musdes Penetapan APBDes Cibodas Tahun 2026 ini dinilai sebagai wujud kolaborasi lintas sektor antara Pemerintah Desa dan Kementerian Agama. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat pembangunan desa yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh.***

Anto Sukanto

About The Author