SPPG BALEENDAH 6 YAYASAN CITA AMANAT SETIAP HARI MENYIAPKAN 2300-2400 PAKET MBG YANG DI DISTRIBUSIKAN KE 11 TITIK PENERIMA
KABUPATEN BANDUNG, garudanusantara.net
SPPG BALEENDAH 6 yang berada dibawah *YAYASAN CITA AMANAT MARTADIREDJA* yang beralamat di Jl. Korpri Utama No. 22 RT 03 RW 15 Kel. Baleendah Kec. Baleendah Kabupaten Bandung merupakan SPPG yang melayani penerima MBG yang ada disekitar Baleendah dengan jumlah 11 titik pendistribusian.
*YAYASAN CITA AMANAT MARTADIREDJA* mempunyai 5 SPPG di wilayah Bandung antara lain: Margaasih Nanjung 01, Tegalluar 5, Singajaya dan Cihampelas. Sedangkan SPPG yang diluar Bandung antara lain: Banyumas Pesantren 2, Banyumas Purwokerto Utara dan Pabuwaran 2.
Pendistribusian MBG dari SPPG BALEENDAH 6 ada 11 titik yang terdiri 5 sekolah dan 6 Posyandu.
Adapun nama-nama sekolah penerima MBG nya sebagai berikut: RA Nurussalam, MI Nurussalam, SDN Mekarsari, SDN Pasir Paros, SDN Cipta Karya dan 6 Posyandu antara lain: Posyandu Tumpangsari, Posyandu Binangkit, Posyandu Anggrek, Posyandu Mekar Asih, Posyandu Mawar Biduri dan Posyandu Cendana.
Pada saat melakukan pemantauan langsung ke lokasi *SPPG BALEENDAH 6* dimana pada kesempatan ini *bertemu langsung dengan staff dan Neng Respy selaku Kepala SPPG nya pada tanggal 07 Mei 2026* dimana keterangan diatas kami dapatkan dari ybs.
Dari pemantauan dilapangan kesiapan dan kesigapan tim *SPPG BALEENDAH 6 tersebut dalam menyiapkan 2300-240 paket MBG membutuhkan tenaga kerja secara keseluhan tim *sebanyak 47 orang dan ditambah 3 orang staff sehingga totalnya 50 orang personil.* Dimana jumlah ini sudah termasuk tim dapur dan tim yang terjun langsung ke lapangan dalam pendistribusian MBG dimaksud.

Pada kesempatan ini juga kami dengan tim bertemu dengan Babinsa dari Koramil Baleendah Peltu Dadik M. dan sempat berbincang dimana beliau program pemerintah ini harus dijaga dengan baik, karena amanat ini harus berjalan sesuai dengan harapan. Dan Pak Dadik M. mengatakan sempat ada komplain dari masyarakat dikarenakan adanya keterlambatan pendistribusian namun hal tersebut bisa diterima oleh penerima manfaat dikarenakan hal itu terjadi akibat macet yang mana hal ini diluar prediksi dari tim dan menyampaikan bahwa MBG yang diterima oleh penerima manfaat setelah kejadian tersebut selalu tepat waktu alias tidak pernah terlambat lagi, jumlah yang dipesankan dan menunya selalu berbeda namun tetap enak dimakan dan tidak pernah basi lanjutnya.
Menurut penelusuran kami saat ditanya pada salah satu warga ibu Endah (33) dimana anak-anaknya di SDN Pasir Paros merupakan penerima MBG mengatakan tidak pernah ada keluhan tentang makanan yang diterima dan MBG nya selalu habis dimakan.
Harapannya progam makanan bergizi (MBG) ini dapat berjalan dengan baik dan tentunya Yayasan/SPPG yang menerima *kepercayaan besar seperti halnya YAYASAN CITA AMANAT MARTADIREDJA* selalu memberikan pelayanan terbaik dalam hal penyajian dan pemenuhan gizi yang dibutuhkan penerima manfaat.
Garuda Nusantara News
(Haristoh)
