Proyek Rehab SMPN 1 Margaasih Berjalan, Pekerja Tanpa Alat Pelindung Diri Jadi Sorotan
Kabupaten Bandung
garudanusantara.net
Margaasih, 01 Oktober 2026__ Pembangunan rehabilitasi ruang kelas di SMP Negeri 1 Margaasih sedang berlangsung. Namun, kegiatan ini menyisakan catatan penting terkait keselamatan para pekerja di lokasi.
Berdasarkan papan proyek yang terpasang, pekerjaan berupa Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas dan Bertingkat ini dikerjakan oleh CV. Tiga Kerabat dengan nilai kontrak Rp 398.977.535, bersumber dari APBD Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2026. Pengerjaan ditargetkan selesai dalam 60 hari kalender.
Di lokasi proyek, terlihat para pekerja sibuk melaksanakan tugas memanjat tangga, bekerja di ketinggian, dan menangani struktur bangunan. Namun pantauan di lapangan, sebagian besar pekerja tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) yang layak, seperti helm pengaman, sabuk pengaman, sepatu keselamatan, maupun sarung tangan. Mereka bekerja di ketinggian hanya berbekal kehati-hatian semata.

Kondisi ini dinilai sangat berisiko. Tanpa perlindungan standar, risiko terjatuh, tertimpa benda, maupun kecelakaan kerja lainnya mengancam setiap saat.
Masyarakat berharap pengawas lapangan maupun pihak kontraktor segera menindaklanjuti hal ini. “Kami berharap keselamatan pekerja diutamakan. Proyek penting, namun nyawa jauh lebih berharga,” ujar salah satu warga setempat.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung selaku pemberi tugas diharapkan ikut mengawasi kepatuhan penerapan standar keselamatan kerja di lokasi ini, agar pembangunan selesai tepat waktu tanpa mengorbankan keselamatan siapa pun.
(Haristoh/Kris)
