Video Pelajar Beli Miras Viral, Wali Kota Depok Perintahkan Satpol PP Sidak Penjual
DEPOK, GN – Wali Kota Depok, Supian Suri meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera menyisir sejumlah lokasi yang disinyalir menjadi tempat penjualan minuman keras (miras) di wilayah Kota Depok.Akses Ensiklopedia Digital
Instruksi tersebut disampaikan Supian saat memimpin apel pagi, Senin (14/9/2026).
Perintah itu dikeluarkan menyusul viralnya video yang memperlihatkan dua remaja diduga membeli minuman beralkohol di kawasan Cilodong, Depok.Baca Berita Politik
Supian mengaku prihatin dengan beredarnya video tersebut. Terlebih, dalam video itu, seorang pelajar diduga masih mengenakan pakaian sekolah ketika membeli minuman beralkohol.
“Sempat viral ada anak SMA, kebetulan SMA Kota Depok! Saya sebut aja SMA Negeri 8. Dengan pakaian sekolahnya belanja bebas, dengan pulgar ya. Ini menjadi kekhawatiran kita ya, tanggung jawab kita. Teman-teman Satpol PP agar melakukan sidak terhadap penjual minuman keras di Kota Depok,” kata Supian.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena akses pelajar terhadap minuman beralkohol berpotensi menjadi ancaman bagi generasi muda.
Supian meminta Satpol PP tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi aktif melakukan pemeriksaan ke lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat penjualan miras.
“Saya minta segera ya, sidak titik mana yang disinyalir yang menjual minuman keras. Kalau melihat video itu sangat-sangat terbuka, pembeli pelajar dengan santainya. Begitu juga penjual miras santainya melayani pembeli,” ucap Supian.
Ia menekankan pentingnya langkah cepat dari Satpol PP untuk memastikan peredaran minuman keras, khususnya yang berpotensi diakses pelajar, dapat ditekan.
Supian juga meminta jajarannya lebih proaktif dalam menangani berbagai potensi ancaman yang dapat berdampak terhadap generasi muda di Kota Depok.
“Saya minta laporannya jangan sampai kejadian yang kemarin terulang, kebetulan kemarin kejadian termasuk wilayah Bogor tapi disinyalir ada wilayah Depok. Tolong karena ini ancaman generasi anak-anak kita,” tegasnya.(Red)
