Pepatah Manis Hadir di Sukamantri, Pemkab Ciamis Dekatkan Puluhan Layanan Kepada Masyarakat
Ciamis- Garuda Nusantara- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang merata dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Melalui program Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat Ciamis (Pepatah Manis), pemerintah daerah menghadirkan berbagai layanan langsung ke tengah masyarakat, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat perkotaan, Rabu (21/10/2026).
Kegiatan Pepatah Manis kali ini dilaksanakan di halaman Kantor Desa Cibeureum, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui sistem jemput bola, sehingga warga dapat memperoleh berbagai layanan tanpa harus datang ke pusat pemerintahan.
Dalam kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses beragam layanan, mulai dari administrasi kependudukan, pelayanan kesehatan, perizinan, pertanian, peternakan, pertanahan, ketenagakerjaan, Samsat keliling, perpustakaan keliling, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM) dan berbagai layanan lainnya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan pejabat Pemerintah Kabupaten Ciamis, unsur TNI dan Polri, petugas unit pelaksana pelayanan (UPP) dari sejumlah dinas terkait di lingkungan Pemkab Ciamis, serta masyarakat Desa Cibeureum dan warga dari wilayah sekitar Kecamatan Sukamantri.
Bupati Ciamis yang diwakili Asisten Administrasi Umum (Asda III) Kabupaten Ciamis, Drs. H. Wawan Ruhyat, M.M., menyampaikan bahwa program Pepatah Manis bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai jenis pelayanan pemerintah, khususnya bagi warga yang tinggal jauh dari pusat kota.
Menurutnya, melalui program tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan secara langsung manfaat kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pelayanan publik.
“Melalui program Pepatah Manis ini, kami ingin memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai jenis pelayanan. Dengan hadir langsung di wilayah kecamatan dan desa, masyarakat yang jauh dari pusat kota dapat merasakan manfaat pelayanan pemerintah secara lebih mudah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan Pepatah Manis yang disinergikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM) juga menjadi kesempatan bagi setiap perangkat daerah untuk menyosialisasikan berbagai program dan layanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh pelayanan administrasi, tetapi juga mendapatkan informasi mengenai program pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Selain pelayanan publik dan pemenuhan kebutuhan pangan, Wawan Ruhyat juga menyoroti pentingnya menjaga ketahanan pangan keluarga, terutama di tengah kondisi musim kemarau.
Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam berbagai tanaman produktif, seperti sayur-sayuran dan tanaman obat keluarga. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran dan tanaman obat-obatan yang bermanfaat bagi keluarga. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tetap mampu menjaga ketahanan pangan rumah tangga, termasuk saat musim kemarau,” pesannya.
Melalui pelaksanaan program Pepatah Manis, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap akses pelayanan publik semakin merata hingga ke wilayah pelosok. Kehadiran program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan, ketahanan pangan, serta kesejahteraan warga di Kabupaten Ciamis. (Agus.k)
