GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Camat Cihaurbeuti Dukung Himpaudi Tingkatkan Pendidikan Anak Usia Dini melalui Manasik Haji Cilik

Ciamis- Garuda Nusantara- Camat Cihaurbeuti menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia DiniIndonesia (Himpaudi) eks Kewadanan Panumbangan yang dirangkaikan dengan kegiatan simulasi manasik haji cilik. Kegiatan tersebut berlangsung di Sukahaji Waterboom, Selasa (27/10/2026).

Camat Cihaurbeuti, H. Enok Kursilah S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan Himpaudi yang diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, kegiatan manasik haji cilik menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal salah satu rukun Islam, yakni ibadah haji, sejak usia dini. Melalui simulasi tersebut, anak-anak dapat memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman langsung mengenai tahapan pelaksanaan ibadah haji.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada rukun Islam yang kelima. Harapannya, mereka dapat memahami dan mengenal tata cara pelaksanaan ibadah haji sejak dini,” ujarnya saat ditemui di kantornya.

Ia menambahkan, antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan tersebut menjadi hal positif yang perlu terus didukung. Ia berharap, perayaan HUT Himpaudi yang dirangkaikan dengan manasik haji cilik dapat menjadi agenda tahunan.

Menurutnya, pemilihan Sukahaji Waterboom sebagai lokasi kegiatan tahun ini juga dinilai strategis karena selain mengikuti simulasi manasik haji, anak-anak dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk kegiatan olahraga renang. Sementara itu, pelaksanaan tahun sebelumnya digelar di Desa Kertaraharja, Kecamatan Panumbangan.

Lebih lanjut, Enok menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari lembaga pendidikan, tokoh pendidikan, koordinator wilayah pendidikan, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan.

Ia menyebutkan, di Kecamatan Cihaurbeuti masih terdapat sejumlah lembaga pendidikan anak usia dini yang perlu mendapatkan perhatian, khususnya dalam aspek legalitas dan perizinan.

Berdasarkan data yang disampaikannya, lembaga PAUD yang telah tercatat di Kecamatan Cihaurbeuti baru berada di dua desa, yakni Desa Pamokolan dan Desa Padamulya. Selain itu, terdapat pula TK di Desa Sukamulya.

Padahal, menurutnya, lembaga pendidikan seperti Raudhatul Athfal (RA), Taman Penitipan Anak (TPA), dan Taman Kanak-kanak (TK) telah berkembang di wilayah Cihaurbeuti. Namun, sebagian di antaranya diduga masih menghadapi kendala dalam memenuhi persyaratan perizinan.

“Kami berharap Himpaudi Kabupaten dapat memberikan pendampingan dan membantu mencarikan solusi terkait proses perizinan. Dengan demikian, lembaga-lembaga pendidikan yang sudah ada dapat memenuhi persyaratan dan memperoleh pengakuan secara legal formal,” ungkapnya.

Enok juga berharap Himpaudi di tingkat kecamatan maupun kabupaten terus memperkuat koordinasi dan konsultasi dengan para penyelenggara pendidikan anak usia dini agar berbagai kendala yang dihadapi dapat dicarikan jalan keluarnya.

Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah, Himpaudi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pemerataan akses serta peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kecamatan Cihaurbeuti.

Melalui momentum HUT ke-21 Himpaudi tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan sejak usia dini semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas. ( Agus k)

About The Author