Hadiri Muscab IX Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Ciamis, DPW Jabar Dorong Kader Berani Maju di Pilkada
Ciamis- Garuda Nusantara- Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX PPP Kabupaten Ciamis Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula DPC PPP, Jalan Kertasari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).
Muscab ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP, Bupati Ciamis yang diwakili Asisten Daerah (Asda) I, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Ketua DPC PPP Kabupaten Ciamis, serta jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 27 kecamatan.
Ketua panitia pelaksana, Drs. H. Didin Nuryadin, M.Pd., menjelaskan bahwa Muscab merupakan agenda lima tahunan yang dilaksanakan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk melahirkan ketua DPC yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan dengan kinerja lebih baik, serta membesarkan partai dengan mengedepankan integritas dan loyalitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, ke depan DPC PPP Kabupaten Ciamis menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD, dari yang saat ini empat kursi menjadi maksimal enam kursi. Selain itu, kepengurusan baru juga diharapkan mampu mengusung calon bupati pada Pilkada mendatang.
Anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari Fraksi PPP, Ujang Haeruman, mengapresiasi pelaksanaan Muscab tersebut. Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan arah perjuangan partai.


“Mudah-mudahan ini menjadi tolok ukur agar PPP ke depan lebih baik, lebih jaya, dan terarah, serta mampu melahirkan kader yang matang secara politik dan mandiri secara ekonomi,” Jelasnya..
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat, KH Uu Ruzhanul Ulum, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscab merupakan amanat AD/ART yang harus dijalankan oleh setiap struktur partai di daerah.
Ia berharap, siapa pun yang terpilih sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Ciamis memiliki keberanian untuk maju dalam kontestasi politik, termasuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah.
“PPP tidak hanya mencetak pemimpin di internal partai, tetapi juga harus mampu melahirkan pemimpin di tingkat daerah,” tegasnya.
Menurutnya, sebagai partai berlambang Ka’bah yang identik dengan nilai-nilai keislaman, kader PPP harus tetap menjaga identitas religius dalam setiap gerak politiknya.
Ia juga menyoroti tantangan politik ke depan yang semakin kompleks, di mana masyarakat cenderung bersikap pragmatis dalam menentukan pilihan politik.
“Ini menjadi tantangan bagi kader PPP untuk terus memberikan edukasi politik kepada masyarakat agar tidak hanya memilih berdasarkan kepentingan sesaat,” pungkasnya. Agus.k
