GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Pasca Banjir, Rudiyanto Merajut Silahturahmi Bersama Anggota DPRD Langkat

LANGKAT, garudanusantara.net – Hujan dengan intensitas tinggi yang menguyur Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara  di awal bulan Juni 2026 selama tiga hari berturut-turut tepatnya mulai  Sabtu-Senin (06-08/06/2026) menimbulkan banjir yang melanda Kelurahan Batang Serangan.

Adapun jumlah warga terdampak sebanyak 231 Kepala Keluarga dan Desa Sei Bamban dengan 7 dusun jumlah warga terdampak sebanyak 2.745 Kepala Keluarga. Banjir ini bukan saja menggenangi  pemukiman warga tapi sudah memasuki beberapa rumah warga terutama yang berlokasi dekat dengan bantaran Sungai Tenang.

Akibat volume air yang tinggi dan sungai tidak lagi mampu menampung debit air akibat pendangkalan di sendimen yang menebal. Selain itu sampah ranting bambu, kayu, pelepah sawit serta sampah dari rumah tangga dan beberapa home industri yang berada di bantaran Sungai Tenang.

Masalah banjir yang melanda 7 dusun di Desa Sei Bamban ini yakni Dusun Puji Dadi 1, Puji Dadi 4, Sumber Rejo Utara, dan Selatan, Dusun Jati Mulyo, Jati Mulyo Makmur, Dusun Sido Mulyo, Dusun Tahun X Utara dan Selatan serta Dusun Benteng Teladan. Ketujuh dusun ini lebih dikenal dengan daerah Kampung Lima.

Dimana banjir ini sudah menjadi masalah tahunan, namun solusi yang pernah ditawarkan pemerintah dengan membangun tanggul selalu ditolak masyarakat. Sehingga sampai saat ini belum terealisasi karena warga enggan menghibahkan tanahnya dan takut kebun dan rumah mereka terdampak.

Kepala Desa Sei Bamban Rudiyanto membagun komunikasi dengan masyarakat dan para tokoh agama juga tokoh pemuda melalui Rapat Koordinasi dan Silaturahmi di Aula Kantor Desa Sei Bamban, Rabu (10/06/2026). Beliau juga mengudang Hermansyah yang merupakan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai PDI Perjuangan Dapil IV (Kecamatan Batang Serangan, Sawit Seberang, Padang Tualang, dan Hinai) serta beberapa rekan LSM, ,Ormas dan awak media guna memberi sumbangsih dalam pertemuan tersebut.

“Bapak-bapak Kepala Dusun terdampak banjir terkait, bantuan yang kita terima bagaimana kalau  penyalurannya kita pusatkan saja di masjid-masjid dusun terdampak,” tanya beliau yang disambut jawaban setuju para kepala dusun dengan serempak.

“Saya sudah  menyampaikan terkait usulan kepada Pemkab Langkat guna pembanguan tanggul juga normalisasi Sungai Tenang sepanjang pemukiman warga. Kadis terkait meminta kepada kita agar mensosialisasikan kepada masyarakat agar mau menghibahkan tanahnya apabila terkena pengerjaan  proyek,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan kepada warga apabila nantinya proyek tanggul tersebut menjadi opsi utama penangulangan masalah banjir yang terjadi selama bertahun-tahun. “Normalisasi maupun pembangunan  tanggul adalah permintaan kita bersama sebagai solusi untuk mengatasi banjir tak lagi terjadi di daerah kita. Saya juga  mohon kepada bapak kepala dusun untuk mau mengedukasi warga masyarakat di dusun masing-masing agar tidak lagi membuang sampah semabarang. Jadi kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang buang sampah ke parit ataupun ke sungai,” ujar Rudiyanto mengakhiri pengarahan.

Selesai memberi pengarahan, Kepala Desa Sei Bamban mempersilahkan para kepala dusun yang hadir guna menyampaikan usulan juga kepada Anggota Komisi IV DPRD Langkat Hermansyah yang merupakan putra daerah Desa Sei Bamban.

“Saya setuju apa yang disampaikan pak Kades Sei Bamban dan diamini pak kadus semua. Disini juga saya sampaikan bahwa di anggaran tahun 2026 bahwa jalan di Dusun Puji Dadi akan diaspal sepanjang 700 meter. Oleh karena itu, mari kita kawal bersama agar pengerjaannya maksimal sehingga sesuai spesifikasi juga standar kualitasnya,” ujar anggota DPRD Langkat dari Partai berlogo Banteng Moncong Putih ini.

Menjelang usainya pertemuan tersebut, Kepala Desa Sei Bamban Rudiyanto kedatangan 2 orang tamu yang mengaku dari Kementerian Pekerjaan Umum Cabang Sumatera Utara dan meminta diantarkan ke lokasi yang terdampak banjir guna klarifikasi dan konfirmasi langsung kepada warga korban banjir di Desa Sei Bamban. Kades Rudiyanto ditemani Kepala Dusun, Tokoh Agama, masyarakat dan tokoh setempat mengantarnya ke lokasi terdampak banjir. (Jayanta Sembiring)

About The Author