Kepala Desa Bersama Mahasiswa KKN-T UNIVED Bengkulu Giat Kerja Bakti di TPU Desa Gelumbang
BENGKULU, garudanusantara.net – Kebersihan lingkungan merupakan isu yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Kesadaran akan menjaga lingkungan tetap bersih merupakan tanggung jawab semua masyarakat. Hingga kini, masih umum ditemukan perilaku masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan, baik di jalanan maupun di selokan-selokan hingga dapat mengakibatkan lingkungan menjadi kotor, serta selokan dapat tersumbat karena dipenuhi oleh banyaknya sampah.
Oleh karena itu, mahasiswa Universitas Dehasen (UNIVED) Bengkulu Periode VIII Tahun 2026 yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Gelumbang, Kecamatan Kota Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, dibantu Kepala Desa Mardani didampingi Sekdes Subarjudin A.Ma serta BPD, Kepala Dusun, Linmas, dan seluruh pemerintahan desa bersama masyarakat menggelar kegiatan kerja bakti di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Gelumbang, baru-baru ini.
Kegiatan kerja bakti ini biasanya disinergikan dengan program edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemasangan plang imbauan kebersihan agar dampaknya berkelanjutan bagi warga. Selain itu, juga dihadiri Koordinator Lapangan Novman Ahmad Ali, Dosen Pembimbing Lapangan Ir Nurzam MM, Ketua Posko Kelompok 22 Minsardi, dan Ketua posko Kelompok 23.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan mempererat gotong royong di masyarakat. Masalah utama yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah sembarangan, yang mengakibatkan lingkungan kotor dan penyumbatan selokan, terutama saat musim hujan. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, sosialisasi, pelaksanaan langsung, dan pendampingan dalam kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan.
Mahasiswa KKN-T bersama aparat setempat terlibat aktif dalam membersihkan pekarangan, jalan umum, selokan dari sampah dan rumput liar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan serta melestarikan budaya gotong royong. Diharapkan kegiatan ini dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan bebas dari penyakit serta bencana banjir, serta memperkuat rasa kepemilikan dan tanggung jawab masyarakat terhadap lingkungannya.
Sekedar diketahui, KKN-T UNIVED Bengkulu dikelola LPPM untuk memberdayakan masyarakat dan mendorong inovasi berkelanjutan di desa-desa. Program ini menjangkau berbagai wilayah seperti Kabupaten Seluma, Bengkulu Selatan, hingga Empat Lawang. Mahasiswa diwajibkan menyusun logbook dan mengikuti pembekalan sebelum terjun ke lapangan.
Program KKN yang berkaitan dengan K3 di UNIVED umumnya meliputi kegiatan yakni, Penyuluhan dan Edukasi K3 bagi petani atau pekerja UMKM lokal; Penerapan K3 di Lingkungan dengan Pemasangan rambu-rambu evakuasi, penyediaan fasilitas sanitasi, dan edukasi tanggap darurat bencana untuk masyarakat desa; dan Pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan gizi seimbang, dan peningkatan standar kebersihan lingkungan. (Saharudin)
