Lurah Semanan Jufri Diduga Terlalu Arogan Kepada Wartawan
JAKARTA, garudanusantara.net – Pada tanggal 10 Juni 2026, wartawan Garuda Nusantara ingin konfirmasi masalah kegiatan bangunan ruko di Kelurahan Semanan. Saat wartawan ingin konfirmasi masalah kegiatan bangunan di Jalan H. Mimin Semanan yang berada di wilayah Kelurahan Semanan yang dipimpin Lurah Jufri menjawab pertanyaan wartawan tidak beretika baik dan ramah sebagai lurah.
Seperti jagoan membentak-bentak wartawan kalau ingin bertanya masalah kegiatan bangunan yang berada di lokasi Semanan itu bukan urusan saya,,??? Dengan arogan seperti menantang. “Itu sudah urusan kecamatan dengan nada teriak-teriak di depan Kantor Kelurahan. “Kalau mau ditulis tentang saya silahkan, ini atribut nama saya ada di dada dengan nada keras di dengar semua warga yang mau mengurus surat-surat,” teriaknya.
Membuat itu warga yang tidak mau disebut namanya, mengatakan membuat kaget kenapa pak lurah Jufri begitu kepada wartawan seharusnya menjawab itu harus sopan santun. “Pihak lurah dan seluruh perangkat kelurahan wajib bersikap sopan kepada warga yang bertanya sebagai abdi negara dan pelayanan masyarakat, lurah terikat oleh aturan hukum dan kode etik pelayanan prima, ramah dan tidak diskriminatif,” ungkap warga.
Berdasarkan UU Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik Pasal 34, dan kode etik setiap wilayah kelurahan memiliki pedoman kode etik pelayanan publik.
Sampai berita ini diterbitkan, pejabat pemerintah, Kecamatan, Walikota Jakarta Barat, dan Gubernur Pramono Anung Wibowo MM, belum dapat ditemui. (Patar P)
