GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Pemkab Ciamis Gelar Job Fair 2026, Hadirkan 5.449 Lowongan Kerja dari 22 Perusahaan

CIAMIS, garudanusantara.net – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Job Fair atau pameran bursa kerja sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Islamic Center (IC) Kabupaten Ciamis, kamis (4/6/2026).

Dalam kegiatan ini, sebanyak 22 perusahaan turut berpartisipasi dengan menyediakan 5.449 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarok, S.H., M.Pd., mengatakan bahwa penyelenggaraan Job Fair menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para pencari kerja yang mendaftar pada perusahaan-perusahaan peserta Job Fair dapat terserap ke dunia kerja. Dengan demikian, angka pengangguran di Kabupaten Ciamis dapat terus ditekan,” ujarnya.

Dase menjelaskan, peserta Job Fair tidak hanya berasal dari Kabupaten Ciamis, tetapi juga dari sejumlah daerah sekitar seperti Tasikmalaya dan Kota Banjar. Hal tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kesempatan kerja yang tersedia.

Menurutnya, Job Fair menjadi sarana efektif untuk membuka akses informasi lowongan kerja sekaligus memperluas peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan perusahaan.

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 4 hingga 5 Juni 2026. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi para pencari kerja maupun perusahaan peserta,” katanya.

“Semoga Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 tahun 2026 berjalan sukses, meriah, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Ciamis,” pungkasnya.

Job Fair 2026 ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Ciamis dalam mendorong peningkatan kesempatan kerja, memperkuat hubungan antara dunia usaha dan tenaga kerja, serta mendukung pembangunan ekonomi daerah yang lebih inklusif. (Agus K)

About The Author