GARUDA NUSANTARA

Membela Kebenaran & Kejujuran

Penyuluh CDK Wilayah VII Ciamis Dampingi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial Mitra Mukti di Kecamatan Sindangkasih

CIAMIS, garudanusantara.net – Penyuluh Kehutanan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah VII Ciamis mendampingi kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan melalui kegiatan persemaian di Dusun Gunungbangka, Desa Sukamanah, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Rabu (5/8/2026).

Penyuluh Kehutanan CDK Wilayah VII Ciamis untuk Kecamatan Sindangkasih, Arum, menjelaskan bahwa area persemaian tersebut memiliki luas sekitar 0,03 hektare. Berbagai jenis bibit tanaman disiapkan sebagai bagian dari program rehabilitasi, meliputi tanaman Multi Purpose Tree Species (MPTS) seperti kopi, nangka, dan petai, serta berbagai jenis tanaman kayu-kayuan.

“Bibit yang diproduksi dari persemaian ini nantinya akan digunakan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan di sekitar Dusun Gunungbangka, Desa Sukamanah,” ujar Arum.

Ia menambahkan, hampir di setiap desa di wilayah binaannya telah terbentuk Kelompok Tani Hutan (KTH) yang mendapat pendampingan dari CDK Wilayah VII Ciamis. Pendampingan tersebut difokuskan pada pengelolaan hutan rakyat yang telah terdaftar secara resmi di kantor CDK.

Selain program rehabilitasi hutan, CDK Wilayah VII juga terus mendorong pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Di Kecamatan Sindangkasih, beberapa kegiatan HHBK yang telah dikembangkan di antaranya budidaya jamur tiram serta budidaya lebah madu.

Menurut Arum, pengembangan HHBK menjadi salah satu alternatif pemanfaatan kawasan hutan yang mampu memberikan nilai ekonomi tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

Ia berharap kelompok tani hutan di wilayah binaannya semakin mandiri dalam mengelola usaha budidaya serta memiliki kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berharap ke depan kelompok tani semakin mandiri dalam menjalankan kegiatan budidaya. Selain itu, masyarakat juga memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Dengan demikian, upaya konservasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan hasil hutan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Agus K)

About The Author