Universitas Galuh Wisuda 480 Lulusan, Perkuat Kiprah Kampus Konservasi Berdaya Saing Global
CIAMIS, garudanusantara.net – Universitas Galuh (Unigal) menggelar Wisuda ke-44 Tahun Akademik 2025/2026 dengan mewisuda sebanyak 480 lulusan dari berbagai program studi. Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat tersebut mengusung tema “Dari Bumi Galuh untuk Negeri: Lulusan Berbudaya, Berjiwa Konservasi, Berdaya Saing Global.”
Tema tersebut menjadi refleksi komitmen Universitas Galuh dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter budaya yang kuat, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Ketua Yayasan Pendidikan Galuh (YPG) Ciamis, dr. Hj. Pupung Oprianti, M.Kes., menegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan pengukuhan para lulusan sebagai bagian dari intelektual bangsa yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pencapaian hari ini hendaknya menjadi pijakan awal yang kokoh untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Universitas Galuh,” ujarnya.
Menurutnya, Universitas Galuh terus meningkatkan kualitas tata kelola perguruan tinggi melalui penerapan prinsip Good University Governance, peningkatan mutu layanan akademik, serta penguatan kepuasan para pemangku kepentingan.
Ia menambahkan, tema wisuda tahun ini merupakan manifestasi visi besar Universitas Galuh dalam membentuk lulusan yang memiliki karakter “pengkuh agamana, luhung elmuna, jembar budayana”. Para lulusan diharapkan mampu menjaga nilai-nilai etika, kesantunan, dan kearifan lokal di tengah tantangan era digital dan disrupsi moral.
Selain itu, Universitas Galuh juga berkomitmen menanamkan jiwa konservasi kepada seluruh mahasiswa, baik dalam aspek pelestarian lingkungan hidup maupun pelestarian nilai budaya lokal.
“Lulusan Universitas Galuh harus menjadi pelopor pembangunan berkelanjutan yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjawab berbagai persoalan ekologis demi masa depan generasi mendatang,” tegasnya.
Berbagai Capaian Strategis Universitas Galuh
Dalam kesempatan tersebut, pimpinan universitas juga memaparkan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih sepanjang Tahun Akademik 2025/2026.
Di bidang tata kelola, Universitas Galuh terus memperkuat sistem kampus berbasis digital menuju implementasi Smart Campus yang tetap berlandaskan nilai-nilai budaya lokal.
Prestasi membanggakan juga diraih melalui bertambahnya program studi dengan status Akreditasi Unggul, yakni Program Studi Pendidikan Sejarah. Pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen universitas dalam menjaga standar mutu pendidikan tinggi.
Pada sektor penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 8 tim dosen Universitas Galuh berhasil memperoleh pendanaan hibah kompetitif tingkat nasional dengan total dana mencapai Rp658.260.000, yang dialokasikan untuk empat penelitian dan empat program pengabdian masyarakat. Selain itu, dosen Universitas Galuh juga memperoleh pendanaan riset melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi mitra internasional.
Universitas Galuh juga terus memperkuat perannya dalam pelestarian lingkungan hidup serta menjalin kerja sama antardaerah dan kawasan perbatasan guna menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat.
Komitmen menuju kampus berdaya saing global diwujudkan melalui program internasionalisasi yang terus berkembang. Mahasiswa Universitas Galuh secara rutin mengikuti program magang industri di Jepang serta Program Pengalaman Lapangan Persekolahan (PLP) Internasional di Thailand. Bahkan, pada 17 Juni 2026 mendatang, delegasi mahasiswa Universitas Galuh dijadwalkan mengikuti program PLP Internasional di Malaysia.
Sementara itu, pada bidang kemahasiswaan, mahasiswa Universitas Galuh berhasil meraih lima prestasi tingkat nasional sepanjang tahun akademik 2025/2026. Universitas Galuh juga berhasil memperoleh pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Wisudawan Terbaik
Pada Wisuda ke-44 ini, Universitas Galuh memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik dari masing-masing program studi yang seluruhnya meraih predikat Pujian, yakni, Satya Adiputra (Pendidikan Jasmani) – IPK 3,61, Damayanti (Pendidikan Sejarah) – IPK 3,64, Muhamad Akbar Nurjaya (Administrasi Publik) – IPK 3,64, Syahrul Apriansyah (Ilmu Pemerintahan) – IPK 3,71, Dewi Fatmawati (Manajemen) – IPK 3,79, Naldiya Arundita Purnama (Hukum) – IPK 3,97, Nadira Ayu Lestari (Agribisnis) – IPK 3,60, Ikke Silvia Febriyani (Teknik Sipil) – IPK 3,88, Cucu Novita Wahyuningsih (Keperawatan) – IPK 3,81, M. Azizul J. Silitonga (Pendidikan Profesi Ners) – IPK 3,86, Agung Murdhianto (Magister Manajemen) – IPK 3,93, Rena Virgia (Sistem Informasi) – IPK 3,83, dan Jajat Jatnika (Magister Hukum) – IPK 3,89.

Lulusan Diminta Siap Hadapi Tantangan Global
Rektor Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si., mengingatkan bahwa para alumni harus melangkah dengan penuh percaya diri serta menjadikan nilai-nilai budaya, konservasi, dan daya saing global sebagai identitas utama dalam kehidupan bermasyarakat.
“Jadikan kualitas akademik dan keluhuran moral sebagai kompas utama dalam menjalani kehidupan. Alumni Universitas Galuh harus mampu menunjukkan karakter yang berbudaya, peduli lingkungan, dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., menegaskan bahwa wisuda merupakan awal perjalanan menuju dunia profesional yang penuh tantangan.
Ia mengingatkan para lulusan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, lulusan harus menjadi generasi JAGO, yakni mampu berjejaring, adaptif, gesit, dan orisinal, sehingga mampu memanfaatkan berbagai peluang yang dimiliki Indonesia.
Pesan senada disampaikan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, M.M., yang menilai bahwa wisuda merupakan gerbang awal pengabdian di tengah masyarakat. Di era transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan yang begitu cepat, lulusan dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental yang tangguh, kreatif, inovatif, dan berkarakter kuat.
“Bekal ilmu yang diperoleh selama kuliah harus terus diasah dan diwujudkan dalam karya nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dunia saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan dan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan masa depan,” katanya.
Melalui Wisuda ke-44 ini, Universitas Galuh kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, berbudaya, berwawasan lingkungan, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa di tingkat lokal, nasional, maupun global. (Agus K)
